BERITA SEPUTAR DUNIA SEPAKBOLA


  • Indonesian Moderator

    Halo teman

    Topik ini dibuat untuk menampung informasi semua hal tentang sepakbola, agar kita bisa berbagi informasi tentang dunia sepakbola.
    Bisa informasi apa saja asalkan menyangkut sepakbola.

    Terima kasih

    0_1553655122984_bola4.jpg


  • Indonesian Moderator

    TIMNAS INDONESIA U22 JUARA PIALA AFF 2019

    Tim nasional Indonesia U-22 sukses memenangi Piala AFF usai menaklukkan Thailand. Ada sejumlah catatan menarik yang diukir 'Garuda Muda'.
    Indonesia tampil sebagai juara Piala AFF U-22 2019 usai menaklukkan Thailand 2-1 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019) malam WIB. Sempat tertinggal duluan, tim besutan Indra Sjafri ini membalikkan keadaan.

    Thailand sempat memimpin di menit ke-57 lewat gol Saringkan Promsupa. Indonesia langsung membalas lewat Sani Rizki semenit berselang, disusul gol pembalik keadaan dari Osvaldo Haay di menit ke-63.

    Sejumlah fakta menarik terukir dari keberhasilan timnas U-22 memenangi kejuaraan ini. Berikut rangkumannya:

    1. Indonesia langsung juara pada penampilan pertama di final Piala AFF U-22.
    2. Karena ini merupakan final pertama Indonesia di Piala AFF U-22, ini juga jadi gelar juara pertama tim 'Merah-Putih' di kejuaraan tersebut.
    3. Indonesia juara tanpa sekalipun menelan kekalahan. Setelah memetik satu kemenangan dan dua kali imbang di fase grup, Indonesia menaklukkan Vietnam di semifinal lalu Thailand di final.
    4. Anak-anak asuh Indra Sjafri menumbangkan Thailand yang berstatus juara bertahan. Thailand juara bertahan sejak 2005 karena tak ada kompetisi dari 2006 sampai 2018.
    5. Marinus Manewar dkk merupakan tim paling produktif di turnamen kali ini dengan koleksi delapan gol. Pesaing terdekat adalah Vietnam, yang terhenti di semifinal dengan torehan enam gol.
    6. Marinus menjadi satu dari tiga top skorer, dengan koleksi tiga gol. Dua top skorer lainnya adalah Saringkan Promsupa (Thailand) dan Tran Danh Trung (Vietnam).
    7. Indonesia punya enam pencetak gol sepanjang kejuaraan kali ini, terbanyak di antara tim-tim peserta. Selain Marinus, ada pula Osvaldo Haay, Luthfi Kamal, Rachmat Irianto, Sani Rizki, dan Witan Sulaeman.
    8. Indonesia adalah tim pertama sekaligus terakhir yang berhasil menjebol gawang Thailand di Piala AFF U-22 2019. Thailand menjejak final tanpa sekalipun kemasukan, sampai kemudian dibobol oleh Sani dan Osvaldo.

    .
    0_1553655676927_U22_1.jpg

    0_1553655699812_U22_2.jpg


  • Indonesian Moderator

    HASIL FRIENDLY MATCH SEPAKBOLA HINGGA TADI MALAM :
    .
    0_1553661764924_friendly1.png


  • Indonesian Moderator

    16 TIM PESERTA PIALA AFC U-23 TAHUN 2020

    .
    Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 yang diputar mulai 22 Maret 2019, resmi berakhir pada Selasa (26/3/2019). 11 grup, mulai A hingga K, sudah menyelesaikan pertandingan untuk menentukan siapa yang lolos ke putaran final Piala AFC U-23 pada tahun depan.

    Piala AFC U-23 edisi kali ini bukan jadi keberuntungan buat negara-negara di kawasan ASEAN. Tak seperti edisi sebelumnya, 2018, yang mengirim tiga negara (Vietnam, Thailand, dan Malaysia), ASEAN pada edisi 2020 ini hanya diwakili Thailand dan Vietnam.

    Itu pun dengan catatan, Thailand merupakan tuan rumah sehingga mereka lolos secara otomatis. Praktis, dari babak kualifikasi, ASEAN hanya mengirim Vietnam, yang keluar sebagai juara Grup K dengan menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan.

    Tiga negara di ASEAN, yakni Singapura (Grup G), Myanmar (Grup I), dan Malaysia (Grup J) sebenarnya finis sebagai runner-up di grup masing-masing. Namun, statistik ketiga negara itu kalah bersaing untuk memperebutkan empat jatah tiket dari jalur runner-up terbaik.

    Sementara beberapa negara ASEAN lain, finis di peringkat ketiga dan jadi juru kunci seperti misalnya Indonesia, yang berada di peringkat ketiga Grup K, serta Kamboja, Timor Leste, dan Laos yang peringkat ketiga Grup H, I, dan J.

    Ada pula Filipina dan Brunei Darussalam yang jadi juru kunci di Grup J serta K.

    Di sisi lain, tiga tim yang pernah jadi juara di Piala AFC U-23, yakni Irak (edisi 2013), Jepang (2016), dan Uzbekistan (2018) kembali tampil di putaran final dengan menjuarai grup masing-masing.

    Seperti diketahui, 16 negara peserta putaran final Piala AFC U-23 2020 diambil dari 11 juara grup serta empat runner-up terbaik di fase kualifikasi, plus Thailand sebagai tuan rumah.

    Piala AFC U-23 2020 direncanakan digelar pada 8-26 Januari 2020 di dua kota penyelenggara di Thailand.
    Tiga tim teratas di Piala AFC U-23 2020 akan menjadi wakil AFC turun di Olimpiade Tokyo 2020.

    Seandainya Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade 2020 lolos ke semifinal Piala AFC U-23 2020, jatah tampil di Olimpiade 2020 otomatis akan jadi milik satu semifinalis tersisa tanpa lebih dulu bertanding untuk menentukan posisi tiga besar.

    Berikut daftar 16 tim peserta Piala AFC U-23 2020 :

    11 Juara Grup :

    Qatar (Grup A)
    Bahrain (Grup B)
    Irak (Grup C)
    Uni Emirat Arab (Grup D)
    Yordania (Grup E)
    Uzbekistan (Grup F)
    Korea Utara (Grup G)
    Korea Selatan (Grup H)
    Jepang (Grup I)
    China (Grup J)
    Vietnam (Grup K)

    4 Tim Runner-up Terbaik :

    Australia (Grup H)
    Iran (Grup C)
    Suriah (Grup E)
    Arab Saudi (Grup D)

    Tuan Rumah :
    Thailand


  • Indonesian Moderator

    .
    CERITA UNIK DAN SEJARAH DI BALIK JULUKAN 5 KLUB ELIT PREMIERE LEAGUE

    ​Premier League diklaim sebagai liga terbaik dunia. Pecinta kompetisi kasta elite Inggris tersebut ada di seluruh dunia dengan basis fans yang besar untuk klub-klub besar semisal: Chelsea, Manchester United, Arsenal, dan Liverpool.

    Tiap tim bisa saling mengalahkan satu sama lain dan pertarungan seru terjadi tiap pekannya. Itulah esensi Premier League.

    Namun, apakah para pecinta Premier League tahu, apa arti dan sejarah di balik nama-nama julukan Premier League? Belum tentu.

    Tidak seru rasanya jika hanya tahu nama julukan klub tanpa tahu arti atau alasan di balik penamaan tersebut.

    Berikut sejarahnya

    ARSENAL

    0_1553755907798_arsenal.jpg

    Banyak disebut dengan julukan The Gunners atau Meriam London di Indonesia. Istilah Meriam London itu muncul dari logo meriam di emblem klub, sementara London karena Arsenal klub yang berbasis di London Utara - kepanjangan jika menyebutnya Meriam London Utara.

    Dibangun sejak 1886, Arsenal merupakan tim yang mewakili kasta pekerja di Inggris karena dibangun oleh pekerja yang bekerja di Royal Arsenal, tempat senjata diproduksi dan disimpan untuk tentara Inggris. Sebelum bernama Arsenal, nama klub adalah Woolwich Arsenal.

    Nama Woolwich kemudian hilang ketika klub pindah ke London Utara dari Timur Selatan London pada 1913. Julukan The Gunners sendiri muncul karena sejarah mereka yang identik dengan persenjataan, karena Gunners dalam bahasa Indonesia artinya adalah persenjataan.

    Julukan itu pun semakin tepat sejak Arsenal ditangani oleh Arsene Wenger sejak 1996 hingga 2018, karena Wenger tidak pernah kehabisan 'senjata' dalam skuatnya setiap musim berlangsung.

    .
    CHELSEA

    0_1553755885061_chelsea.jpg

    Saat ini Chelsea identik dengan julukan The Blues karena warna jersey mereka, tapi, julukan asli Chelsea adalah The Pensioners. Nama ini diabadikan dalam bentuk gambar di logo pertama Chelsea pada 1905, yang merujuk kepada Rumah Sakit Royal Chelsea, tempat para veteran (pensiunan) perang tinggal.

    Pada akhir era 1950-an, logo Pensioners digantikan dengan singa yang terus terpampang di logo klub hingga saat ini.

    Gambar singa itu sendiri memiliki makna sejarah yang cukup merepresentasikan kehidupan 'mewah' kota London. Pasalnya, gambar singa di logo Chelsea terinspirasi dari gambar singa yang berada di baju tentara Metropolitan Borough of Chelsea.

    Singa juga bisa diidentifikaskan sebagai raja hutan. Filosofi khusus di balik julukan Pensioners itu, sayangnya tidak banyak diketahui publik, yang lebih suka menyebut Chelsea sebagai The Blues

    .
    LIVERPOOL

    0_1553755864936_liverpool.jpg

    Jika Anda berpikir julukan The Reds muncul karena Liverpool selalu mengenakan jersey merah, maka Anda salah besar. The Reds memang identik dengan warna merah jersey Liverpool, tapi sebelum era 1960-an, Liverpool pernah bermain dengan jersey biru-putih. Jauh dari warna merah, bukan?

    Namun, setelah era 1960-an, klub yang telah meraih 18 titel Premier League ini terus mengenakan warna merah.

    Menurut manajer legendaris Liverpool, Bill Shankly, warna merah bisa mengintimidasi lawan. Ucapan Shankly itu pernah menjadi kenyataan pada medio 90-an dan kini, pasukan Jurgen Klopp mulai memperlihatkannya kembali kepada tim-tim rival, khususnya ketika bermain di Anfield.

    .
    MANCHESTER CITY

    0_1553755807571_MC.jpg

    The Citizens dan Sky Blues merupakan dua julukan yang tersemat ketika membicarakan Manchester City. The Citizens merupakan kepanjangan dari nama lengkap klub, sementara Sky Blues cukup misterius asal usulnya.

    Tidak ada yang tahu pasti mengapa Sky Blues muncul sebagai julukan klub. Tapi, ada satu teori menarik nama ini dipilih karena hubungannya dengan organisasi persaudaraan bernama Freemasonry. Sebelum bernama Man City, klub memiliki nama St Mark's from Gorton dan Ardwick AFC.

    Satu hal pasti: Noel Gallagher akan selalu menyanyikan "Blue Moon" ketika Manchester City sukses meraih trofi.

    .
    MANCHESTER UNITED

    0_1553755722703_MU.jpg

    Pada awalnya, klub bersejarah Inggris ini bernama Newton Heath dan memiliki julukan The Heathens, serta masih mengenakan warna hijau-emas sebagai warna klub. Julukan The Heathens diberikan karena Man United kabarnya merupakan klub Inggris pertama yang bermain di hari Minggu.

    Tapi, setelah nama klub berubah dan Man United mulai mengenakan jersey warna merah, julukan mereka pun berubah menjadi Red Devils. Nama yang terinspirasi julukan klub rugby asal Salford 'Les Diables Rouges', dan kemudian oleh Sir Matt Busby diadopsi sebagi julukan klub pada era 1960-an.

    26 tahun dilatih manajer legendaris Sir Alex Ferguson, Man United saat ini masih memasuki fase adaptasi dan kesulitan mencari konsistensi seperti di eranya. Ferguson pensiun pada tahun 2013.


  • Indonesian Moderator

    Kualifikasi Piala Dunia 2022 - Indonesia Langsung ke Putaran Dua, tetapi Masuk Pot Non-Unggulan

    BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia memeroleh keuntungan dalam kualfikasi Piala Dunia 2022 yakni langsung ke putaran kedua kualifikasi, namun di sisi lain timnas Indonesia akan berada di pot non-unggulan.

    Kemenangan Timnas Indonesia atas Myanmar 2-0 pada FIFA Matchday Maret 2019 membuat Indonesia diperkirakan tidak mengalami perubahan peringkat FIFA.

    Indonesia saat ini berada di peringkat 159 FIFA, atau peringkat ke-32 se-Asia.

    Sesuai dengan peraturan maka timnas Indonesia masuk 34 peringkat teratas Asia yang masuk ke putaran kedua kualifikasi secara langsung.

    Sementara, 12 tim dengan peringkat FIFA terbawah Asia akan menjalani kualifikasi dari putaran pertama. Di antara tim-tim tersebut ada Malaysia, Laos, Brunei Darussalam dan Kamboja.

    Meski langsung melewati babak putaran kedua kualifikasi, pasukan Simon McMenemy tidak lantas punya jalur mudah.

    Dari 34 tim di putaran kedua, jumlahnya akan digabungkan dengan 6 tim yang lolos dari putaran satu, sehingga akan menjadi 40 tim.

    Lalu kemudian, 40 tim di putaran kedua akan dibagi menjadi 8 grup, masing-masing berisi 5 tim.

    8 pemenang grup dan 4 runner-up terbaik akan melaju ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2019.

    Indonesia diperkirakan masuk pot ke-4 atau 5, dimana termasuk pot non-unggulan bersama Kuwait, Singapura, dan Nepal.

    Babak pertama kualifikasi Piala Dunia 2022 akan dimulai pada 6 Juni 2019, sementara putaran kedua dimulai pada 5 September 2019.

    Sumber: https://www.bolasport.com/amp/read/311681018/kualifikasi-piala-dunia-2022-indonesia-langsung-ke-putaran-dua-tetapi-masuk-pot-non-unggulan?page=all


  • Community Manager

    .
    0_1554011124906_th (1).jpg

    Masih Jadi Idola, Ini 7 Pesepak Bola terhebat Era 90an

    .

    Mungkin saat ini kita mengenal Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sebagai pesepak bola terhebat. Namun era 90an punya nama nama yang tidak kalah hebatnya.

    Dunia sepak bola era 90an dikenal sangat kompetitif, karena terdapat banyaknya pemain yang memiliki kemampuan luar biasa. Mereka membuat pecinta sepak bola saat itu seperti tersihir oleh kehebatan mereka.

    Dari sekian banyak pesepak bola era 90an berikut adalah beberapa yang terbaik.

    Ronaldo Luis Nazario de Lima

    0_1554010402053_de-Lima.jpg
    Pemain asal Brasil ini mengawali karir professionalnya setelah bergabung dengan Cruzeiro pada usia 16 tahun. Setelah tampil apik ia kemudian hijrah ke PSV EINDHOVEN pada 1994.

    Setelah tampil memukau ia berlabuh ke Barcelona dan mencetak 47 gol dalam 49 penampilan. Kemudian ia pindah ke beberapa tim besar seperti Internazionale Milano, Real Madrid, dan AC Milan.

    Ia menyabet gelar pemain terbaik dunia FIFA pada tahun 1996,1997, dan 2002. Ia juga membantu Brazil meraih trofi piala dunia. Atas pencapaiannya tersebut ia dijuluki sebagai il fenomeno.

    .

    Romario

    0_1554010521415_15071399987096.jpg
    Pemain andalan Brasil saat menjuarai Piala Dunia tahun 1994 ini merupakan salah satu talenta samba terhebat. Romario merupakan motor serangan utama tim samba saat itu.

    Ia dikenal lincah dan tendangannya pun akurat. Tak salah, saat itu FIFA menganugerahkan gelar pemain terbaik dunia di tahun 1994.

    .

    Zinedine Zidane

    0_1554010553853_K0u2SHc.jpg
    Mantan pelatih Real Madrid yang terkenal dengan kepala plontos ini merupakan nyawa timnas Perancis menjuarai piala dunia tahun 1998. Saat itu, di final ia berhasil mencetak dua gol dan membuat Brasil serta Ronaldo gagal mempertahankan juara dunia.

    Sebagai pemain ia telah memenangi seluruh gelar yang ada. Mulai dari liga domestik, liga Champions, Piala Eropa, dan Piala Dunia pun pernah ia raih.

    Tercatat Zidane telah menjadi pemain terbaik dunia versi FIFA sebanyak tiga kali yaitu, tahun 1998, 2000, dan 2003.

    .

    Roberto Baggio

    0_1554010789844_7ed2f55a3592ce0a6965a42ff84c4333.jpg
    Mungkin kalian masih ingat ketika Baggio gagal mengeksekusi pinalti di final Piala Dunia 1994 melawan Brazil. Namun, ia merupakan salah satu pesepak bola terbaik di dunia.

    Pria Italia ini telah malang melintang membela banyak klub besar di Serie A, termasuk tiga raksasa yaitu AC Milan, Juventus, dan Internazionale Milano. Ia juga tercatat menjadi yang terbaik di dunia pada 1994.

    .

    George Weah

    0_1554010924168_th.jpg
    Pemain yang saat ini menjadi Presiden Liberia ini merupakan legenda AC Milan. Ia membela Milan pada 1995-2000. Ia dikenal memiliki tubuh yang besar, sehingga membuat takut pemain belakang lawan.

    George Weah pun menjadi pemain Afrika pertama yang menjadi pemain terbaik versi FIFA pada 1995. Ia berhasil merusak dominasi pemain Eropa dan Amerika Latin dalam perebutan gelar tersebut.

    .

    Oliver Bierhoff

    0_1554010950403_article-2338941-000E558800000258-829_634x459.jpg
    Pemain yang dikenal rendah hati ini merupakan pahlawan Jerman pada Piala Eropa 1996, setelah gol emasnya menembus gawang Republik Ceko.

    Bierhoff dikenal sebagai master heading, selama berkiprah di Italia ia berhasil mencetak 107 gol. Padahal Serie A terkenal dengan para pemain belakang yang sangat tangguh.

    Meskipun ia tidak pernah meraih gelar pemain terbaik FIFA, namun Bierhoff tetap menjadi salah satu yang terhebat.

    .

    Paul Gascoigne

    0_1554010964604_paul_gascoigne_1996.jpg
    Gazza, begitulah para suporter Inggris menjulukinya. Ia merupakan salah satu gelandang terbaik Timnas Inggris sepanjang sejarah.

    Gascoigne terkenal karena tangisannya saat terkena kartu kuning pada semifinal Piala Dunia 1990 ketika melawan Jerman Barat. Saat itu Inggris kalah setelah drama adu pinalti. Kejadian tersebut dikenang dengan istilah "Gazza Tears".

    Selama karirnya ia dikenal sebagai sosok gelandang yang elegan. Karena itulah publik Inggris sangat mencintainya.


  • Indonesian Moderator

    PERSAINGAN 4 BESAR LIGA INGGRIS SEMAKIN SERU,

    siapa yg menurut kalian akan mendapatkan tiket liga champion?

    yuk share pendapat kalian


  • Indonesian Moderator

    @sen-huang
    Liverpool, City, Spurs, Man Utd


  • Indonesian Moderator

    0_1554048998600_images (1).jpeg

    .
    Semifinal Piala Presiden 2019 sudah terisi penuh. Di babak itu, Kalteng Putra menghadapi Arema FC dan Madura United vs Persebaya Surabaya.

    Piala Presiden 2019 baru saja menuntaskan pertandingan babak perempatfinal. Laga terakhirnya adalah Persela Lamongan vs Madura United di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (31/3/2019).

    Di laga itu, Madura United menang 2-1. Gol kemenangan Sape Kerrab dicetak Alberto Goncalves dan Aleksandar Rakic, sedangkan satu gol tuan rumah dicetak Washington Brandao.

    Kemenangan Madura United membuat slot semifinal Piala Presiden sudah terisi penuh. Tim besutan Dejan Antonic itu menyusul Kalteng Putra, Persebaya Surabaya, dan Arema FC.

    Kalteng Putra melaju ke semifinal usai mengalahkan Persija Jakarta lewat adu penalti 4-3, setelah berimbang 1-1. Kemudian Persebaya melaju usai menyingkirkan Tira-Persikabo lewat kemenangan 3-1.

    Kemudian Arema FC yang merebut tiket semifinal. Singo Edan menang 4-0 atas Bhayangkara FC, dan Madura United kini melengkapi slotnya.

    Di semifinal, Madura United akan menghadapi Persebaya. Adapun Arema akan ditantang Kalteng Putra. Laga di semifinal akan bersistem home away, yang digelar sejak 2-6 April 2019.

    Semifinalis Piala Presiden 2019:
    Kalteng Putra
    Persebaya Surabaya
    Arema FC
    Madura United

    Drawing Semifinal Piala Presiden 2019:

    Kalteng Putra vs Arema FC
    Persebaya Surabaya vs Madura United


  • Community Manager

    .

    PEREMPAT FINAL LIGA CHAMPIONS

    Tim manakah yang akan dapat menembus hingga JUARA?
    Meraih TREBLE WINNER ?
    ‼ ‼ ‼

    .
    0_1554199169794_2595676_w1-696x392.jpg

    .
    Sepanjang sejarah Liga Champions (dulu Piala Champions), tercatat ada klub yang berhasil memenangi treble.

    Klub-klub peraih treble winners tersebut adalah :
    Celtic (1966/1967)
    Ajax Amsterdam (1971/1972)
    PSV Eindhoven (1987/1988)
    Manchester United (1998/1999)
    Barcelona (2008/2009) dan (2014/2015)
    Inter Milan (2009/2010)
    Bayern Muncih (2012/2013)

    .
    Di musim ini, dari 8 kontestan babak perempatfinal, ada empat yang berpeluang meraih treble. Sementara Manchester City malah punya kans memenangi quadruple.

    Berikut peluang masing-masing klub untuk bisa menuntaskan musim dengan meraih treble, seperti dikutip dari situs resmi UEFA:

    .
    TIM YANG MASIH BERPELUANG

    Ajax Amsterdam

    Liga Champions: Perempatfinal v Juventus
    Liga Belanda: Posisi 2 - tertinggal dua angka dari PSV Eindhoven
    PIala Liga: Final v Willem II

    Barcelona

    Liga Champions: Perempatfinal v Manchester United
    Liga Spanyol: Posisi 1 - unggul 10 angka dari Atlético Madrid
    Copa del Rey: Final v Valencia

    Manchester City

    Liga Champions: Perempatfinal v Tottenham
    Liga Inggris: Posisi 2, dua angka di belakang Liverpool
    Piala FA: Semifinal v Brighton
    Piala Liga Inggris: Juara

    Porto

    Liga Champions: Perempatfinal v Liverpool
    Liga Portugal: Posisi 2, poin sama dengan Benfica
    Piala Portugal: Semifinals unggul 3-0 vs Braga di leg I
    Piala Liga: Tersingkir, kalah v Sporting CP di final

    .
    TIM YANG SUDAH TIDAK BERPELUANG

    Juventus

    Liga Champions: Perempatfinal v Ajax
    Liga Italia: Posisi 1, unggul 18 poin dari Napoli
    Coppa Italia: Tersingkir, kalah v Atalanta di perempatfinal

    Liverpool

    Liga Champions: Perempatfinal v Porto
    Liga Inggris: Posisi 1, dua poin di atas Manchester City
    Piala FA: Tersingkir, kalah v Wolverhampton Wanderers di 64 besar
    Piala Liga Inggris: Tersingkir, kalah v Chelsea di 32 besar

    Manchester United

    Liga Champions: Perempatfinal v Barcelona
    Liga Inggris: Posisi 5, tertinggal 18 poin dari Liverpool
    Piala FA: Tersingkir, kalah v Wolverhampton Wanderers di perempatfinal
    Piala Liga: Tersingkir, kalah v Derby di 32 besar

    Tottenham Hotspur

    Liga Champions: Perempatfinal v Manchester City
    Liga Inggris: Posisi 3, 18 poin di belakang Liverpool
    Piala FA: Tersingkir, kalah v Crystal Palace di 32 besar
    PIala Liga Inggris: Tersingkir, kalah v Chelsea in semifinal.

    .
    0_1554199937887_80958acb-0fa1-46fb-8991-e6e324034a97.jpg
    Source: www.detik.com



  • PEREMPAT FINAL UEFA EUROPA LEAGUE 2018-19
    Drawing babak perempat final UEFA Europa League telah dilakukan 15 Maret lalu di markas besar UEFA, Nyon Swiss.
    alt text

    Berikut profil singkat 8 tim yang akan saling baku hantam di babak perempat final nanti.

    NAPOLI 🇮🇹
    Rangking UEFA: 14
    Statistik musim ini: W3 D0 L1 F9 A4 (round of 32)
    Hasil ronde gugur: 5-1 v Zürich, 4-3 v Salzburg
    Top score: Arkadiusz Milik (2)
    Hasil musim lalu: UEFA Europa League round of 32
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: Juara (1989)
    alt text

    • Arkadiusz Milik mencetak gol krusial saat Napoli menumbangkan Salzburg

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    ARSENAL 🇬🇧
    Rangking UEFA: 10
    Statistik musim ini: W7 D1 L2 F19 A6 (group stage)
    Hasil ronde gugur: 3-1 v BATE Borisov, 4-3 v Rennes
    Top scorer: Pierre-Emerick Aubameyang (4)
    Hasil musim lalu: UEFA Europa League semi-finals
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: runners-up (2000)
    alt text

    • Pierre-Emerick Aubameyang sedang dalam performa terbaiknya

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    VILLARREAL 🇪🇸
    Rangking UEFA: 20
    Statistik musim ini: W5 D5 L0 F19 A8 (group stage)
    Hasil ronde gugur: 2-1 v Sporting CP, 5-2 v Zenit
    Top scorer: Gerard Moreno (4)
    Hasil musim lalu: UEFA Europa League round of 32
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: semi-finals (2004, 2011, 2016)
    alt text

    • Tertatih di kompetisi domestik, Villarreal menunjukan kelasnya di Europa League

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    VALENCIA 🇪🇸
    Rangking UEFA: 44
    Statistik musim ini: W3 D1 L0 F6 A2 (round of 32)
    Hasil ronde gugur: 3-0 v Celtic, 3-2 v Krasnodar
    Top scorer: Rodrigo (2)
    Hasil musim lalu: N/A (previous campaign: 2015/16)
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: juara (2004)
    alt text

    • Valencia susah payah menghadapi wakil Rusia, Krasnodar di babak 16 besar

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    BENFICA 🇵🇹
    Rangking UEFA: 21
    Statistik musim ini: W2 D1 L1 F5 A2 (round of 32)
    Hasil ronde gugur: 2-1 v Galatasaray, 3-1 aet v Dinamo Zagreb
    Top scorer: Eduardo Salvio, Haris Seferović, Jonas, Francisco Ferreira, Alex Grimaldo (1)
    Hasil musim lalu: UEFA Champions League group stage
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: runners-up (1983, 2013, 2014)
    alt text

    • Benfica membutuhkan babak perpanjangan waktu untuk menyingkirkan raksasa Kroasia di babak 16 besar.

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    FRANKFURT 🇩🇪
    Rangking UEFA: 77
    Statistik musim ini: W8 D2 L0 F24 A8 (group stage)
    Hasil ronde gugur: 6-3 v Shakhtar Donetsk, 1-0 v Internazionale
    Top scorer: Luka Jović (7)
    Hasil musim lalu: N/A (previous campaign: 2013/14)
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: juara (1980)
    alt text

    • Luka Jović: Pesaing terdekat Oliver Giroud dalam perebutan gelar top skor

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    SLAVIA PRAHA 🇨🇿
    Rangking UEFA: 72
    Statistik musim ini: W5 D3 L2 F14 A9 (group stage)
    Hasil ronde gugur: 4-1 v Genk, 6-5 aet v Sevilla
    Top scorer: Miroslav Stoch, Milan Škoda, Jaromír Zmrhal (2)
    Hasil musim lalu: UEFA Europa League group stage
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: semi-finals (1995/96)
    alt text

    • Slavia Praha ketika mengalahkan tim tradisional Spanyol Sevilla melalui babak perpanjangan waktu

    0_1554228556131_ce482ccf-8b36-4f50-994e-a005ba7fbdc9-image.png

    CHELSEA 🇬🇧
    Rangking UEFA: 17
    Statistik musim ini: W9 D1 L0 F25 A4 (group stage)
    Hasil ronde gugur: 5-1 v Malmö, 8-0 v Dynamo Kyiv
    Top scorer: Olivier Giroud (9)
    Hasil musim lalu: UEFA Champions League round of 16
    Hasil terbaik di ajang UEFA Cup/UEFA Europa League: juara (2013)
    alt text

    • Oliver Giroud: Top skor sementara UEFA Europa League 2018-19

    Source: uefa.com



  • Hasil Perempat Final UEFA Champions League (1st Leg)


    0_1554934971695_90687756-4452-45ee-b27e-66a4508e5099-image.png

    • Gol tunggal dari Son membawa Tottenham mengalahkan City
    • Lloris berhasil menggalkan tendangan pinalti Agüero
    • Kane terancam cidera hingga akhir musim
    • Pemenang laga ini akan menghadapi Ajax / Juventus di Semifinal
    • 2nd Leg akan dilaksanakan hari Kamis dini hari.

    0_1554935306346_356f613d-4543-4c29-a6aa-e885f9ff930c-image.png

    • Liverpool berhasil mengalahkan Porto lewat gol dari Keita dan Firminho
    • Porto kini tercatat 19x pertandingan tanpa kemenangan di tanah Inggris
    • Peluang emas Marega digagalkan dengan sempurna oleh Alisson
    • Pemenang laga ini akan menghadapi United / Barça di Semifinal
    • 2nd Leg akan dilaksanakan hari Kamis dini hari.

    0_1554936086180_7cc73d91-2e23-44e3-ae57-5a5c38da6c34-image.png

    • Barça kini meraih 4 kemenangan beruntun ketika bertemu United
    • Shaw melakukan gol bunuh diri ketika merubah arah sundulan Suárez
    • de Gea berhasil menggagalkan peluang emas Coutinho dan Jordi Alba
    • Pemenang laga ini akan menghadapi Liverpool / Porto di Semifinal
    • 2nd Leg akan dilaksanakan hari Rabu dini hari.

    0_1554936486245_67873414-3e8f-4cd5-a71e-4519bb63307b-image.png

    • Neres menyamakan kedudukan ketika babak ke 2 baru berjalan 30 detik
    • Ronaldo membawa Juventus unggul di babak pertama
    • Juventus tidak terkalahkan dalam 11 laga melawan Ajax
    • Pemenang laga ini akan menghadapi City/ Tottenham di Semifinal
    • 2nd Leg akan dilaksanakan hari Rabu dini hari.

    Source: uefa.com


  • Indonesian Moderator

    AREMA FC JUARA PIALA PRESIDEN 2019

    .
    0_1555116212030_8439fff0-a1c4-448b-afb7-0d8a37d045e8_169.jpeg

    Arema FC juara Piala Presiden 2019. Hasil itu didapat setelah mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0 di final leg kedua.
    Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019) malam WIB, Arema FC dan Persebaya saling mengancam di awal-awal laga. Ancaman Arema FC datang dari Ricky Kayame dan Persebaya lewat Manuchekhr Dzhalilov.

    Arema mendapatkan peluang lagi dari Hanif Sjahbandi pada menit ke-18, namun belum membuahkan hasil. Arah bolanya masih di atas mistar. Tendangan Konate pada menit ke-27 belum juga berbuah gol. Tembakannya itu masih diblok oleh Dutra di muka gawang.
    Arema FC memecah kebuntuan datang di menit ke-43 lewat Ahmad Nur Hardianto. Umpan terobosan Konate bisa diselesaikan pemain nomor punggung tujuh itu menjadi gol dengan tendangan keras.

    Tim berjulukan Singo Edan berhasil menambah golnya di injuri time. Kiper Persebaya Abdul Rohim gagal dengan sempurna menangkap umpan silang. Ricky Kayame memanfaatkan bola yang lepas untuk dikonversi menjadi gol.
    Tak ada gol balasan dari Persebaya hingga laga tuntas. Arema FC menang dengan skor 2-0 dan keluar sebagai juara dengan agregat 4-2, setelah di pertemuan pertama imbang 2-2.

    Ini menjadi gelar juara Piala Presiden yang kedua untuk Arema FC. Sebelumnya, mereka juara pada 2017.

    Susunan Pemain:

    Arema:
    Kurniawan Kartika Ajie, Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Alfin Tuasalamony, Johan Alfarizi, Hanif Sjahbandi (Rifaldi 76), Makan Konate, Hendro Siswanto, Ricky Kayame, Ahmad Nur Hardianto (Jayus Hariono 57), Dedik Setiawan.

    Persebaya:
    Abdul Rohim, Hansamu Yama Pranata, Otavio Dutra, Novan Setya Sasongko, Ruben Sanadi, Misbakus Solihin, Damian Lizio, Abu Rizal (Rendi Irwan 60), Irfan Jaya (Osvaldo Haay 60), Manuchekhr Dzhalilov, Amildo Balde.

    .
    0_1555116191707_f9f7b9d6-037d-41cc-b9a5-9c5e6bb444c1_169.jpeg


  • Indonesian Moderator

    DZHALILOV dan BRUNO : TOP SCORER PIALA PRESIDEN 2019

    0_1555116746200_980f4b19-e319-452f-bd84-74e7316325ce_169.jpeg

    Piala Presiden 2019 usai dengan Arema FC keluar sebagai juara. Manuchekhr Dzhalilov dan Bruno Matos menjadi top skorer bersama dengan torehan lima gol.

    Gelaran Piala Presiden tuntas dengan Arema mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0 pada leg kedua final di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (12/4/2019). Singo Edan juara dengan agregat 4-2, usai pada leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo bermain imbang 2-2.

    Dengan berakhirnya Piala Presiden 2019, predikat top skorer menjadi penghargaan bergengsi yang akan direbutkan pemain. Ada tiga pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen pramusim ini.

    Mereka adalah Ricky Kayame (Arema FC), Manuchekhr Dzhalilov (Persebaya Surabaya), dan Bruno Matos (Persija Jakarta). Ketiganya sama-sama bikin lima gol di Piala Presiden 2019.

    Bruno Matos mencetak lima gol, namun kiprah Persija langsung berakhir di perempatfinal. Adapun Dzhalilov bikin lima gol, tiga di fase grup dan masing-masing satu gol di perempatfinal dan semifinal.

    Sementara Ricky Kayame juga mencetak lima gol. Gol terakhirnya dicetak ke gawang Persebaya di Kanjuruhan, dalam leg kedua final Piala Presiden.

    Usai laga final, Piala Presiden 2019 rupanya hanya menetapkan Dzhalilov dan Bruno Matos sebagai top skorer bersama. Kedua pemain tersebut mendapat trofi sepatu emas dan uang tunai sebesar Rp 150 juta.


  • Community Manager

    .

    3 Kiper Calon Pengganti Thibaut Courtois di Real Madrid

    0_1555139055049_cortouis.jpg

    Los Blancos membeli Courtois hanya seharga hanya 31,5 juta pounds ketika harga pasarnya mencapai 58,5 juta pounds. Banyak yang menyebut kalau Madrid mendapatkan kiper terbaik Piala Dunia 2018 itu dengan harga sangat murah.

    Namun, transfer sebesar 31,5 juta pounds itu sekarang terlihat terlalu mahal karena penampilannya yang sangat buruk. Real Madrid sudah kemasukan 37 gol musim ini, lebih buruk dari beberapa tim papan tengah La Liga seperti Leganes dan Bilbao.

    Courtois menjadi starter dalam 24 pertandingan di La Liga untuk Los Blancos. Namun, ia meraih beberapa hasil yang mengerikan seperti dibantai 5-1 oleh Barcelona dan kekalahan 3-0 dari Sevilla.

    Courtois banyak mendapat karena penampilannya yang sangat buruk sejauh ini. Sekarang masa depannya diragukan setelah Zinedine Zidane kembali sebagai pelatih kepala Los Blancos.

    Pelatih Prancis itu lebih menyukai Keylor Navas sebagai kiper utamanya baru-baru ini. Alhasil, pemain Belgia itu bisa meninggalkan klub dalam waktu dekat.

    Berikut ini tiga kiper yang bisa menggantikan Thibaut Courtois jika meninggalkan Real Madrid seperti dilansir Sportskeeda.

    Gianluigi Donnaruma

    0_1555139330064_donnarumma.jpg

    Donnarumma sudah sering dikaitkan dengan Real Madrid setelah muncul pada musim 2015/16 di AC Milan. Dia sudah menjadi pemain reguler di tim Italia itu selama empat musim terakhir dan menjadi salah satu talenta muda terpanas di Eropa.

    Donnaruma sudah disebut-sebut sebagai penerus kiper legendaris Italia Gianluigi Buffon. Dia kebobolan lebih sedikit dan mencatat dua clean sheet lebih banyak daripada Courtois dengan enam pertandingan lebih banyak.

    Meski bermain lebih banyak daripada pemain Belgia itu, Donnaruma ditemani oleh bek yang lebih lemah di depannya dibandingkan dengan kiper Real Madrid itu. Dia baru berusia 20 tahun dan punya banyak ruang untuk meningkatkan kemampuannya.

    .

    Jan Oblak

    0_1555166435184_oblak.jpg

    Oblak sudah dicap sebagai salah satu kiper terbaik di dunia saat ini karena performanya yang konsisten dan solid untuk Atletico Madrid. Semua orang tahu bahwa Atletico adalah salah satu tim yang punya pertahanan terkuat dan hal itu juga berkat kontribusi Oblak.

    Pemain berusia 26 tahun itu punya segalanya untuk menjadi kiper utama Real Madrid karena dia juga sama hebatnya dalam menghentikan tembakan jarak jauh dan jarak dekat di pasukan Diego Simeone. Oblak sudah mencatatkan jumlah clean sheet dua kali lipat dari Courtois dan kebobolan sembilan gol lebih sedikit dari pemain Belgia itu pada musim ini.

    Namun, Real Madrid perlu merogoh koceknya dalam-dalam untuk mengamankan servis pemain Slovenia itu. Beberapa klub termasuk Manchester United juga mengejar Oblak dan bisa menjadi pesaing utama bagi Los Blancos.

    .

    David de Gea

    0_1555166483106_degea2.jpg

    De Gea tidak diragukan lagi adalah salah satu kiper impian Real Madrid untuk menjaga gawang mereka. Namun, transfer De Gea ke Real Madrid tidak pernah terwujud sampai sekarang karena banyak alasan. Meskipun mengalami kegagalan sebelumnya, Los Blancos punya peluang yang sangat besar untuk merebut kiper Manchester United itu di bursa transfer musim panas.

    Pembicaraan kontrak pemain berusia 28 tahun itu di klub Inggris tersebut terhenti karena masalah gaji. De Gea sudah dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Liga Premier. Pemain asal Spanyol itu sudah menyelamatkan gawang United dalam banyak kesempatan.

    Dia juga unggul dalam menghentikan tembakan lawan dengan kakinya dan akan menjadi upgrade untuk Courtois yang sering dikolongi lawan. Dia terpilih sebagai pemain terbaik Manchester United beberapa kali. Oleh karena itu, De Gea akan langsung menjadi starter jika Los Blancos berhasil membawanya dari Old Trafford.

    0_1555166597801_fifa.jpg


  • Indonesian Moderator

    @ziecr7 udh ada Lunin, btw navas katanya posisinya jadi kiper ketiga madrid


  • Community Manager

    @gilbert-gentania said in BERITA SEPUTAR DUNIA SEPAKBOLA:

    @ziecr7 udh ada Lunin, btw navas katanya posisinya jadi kiper ketiga madrid

    .
    Walaaahhh masa sih... Lunin masih terlalu muda wkwkwk


  • Community Manager

    .

    Mohamed Salah Membungkam Rasialisme Suporter Chelsea

    0_1555335470461_c5504246-5b61-408e-84ca-a78a65721e6f_169.jpeg

    Mohamed Salah mencetak gol spektakuler ke gawang Chelsea, tepat di penghujung pekan di mana ia mendapatkan pelecehan rasial. Cara yang tepat untuk merespons.

    Salah dilecehkan sejumlah suporter Chelsea di sebuah bar pada pertengahan pekan kemarin. Dalam sebuah video berdurasi 19 detik yang beredar di media sosial, pemain Liverpool itu disebut sebagai seorang pengebom.

    Padahal kala itu Chelsea bukan sedang menghadapi Liverpool. The Blues sedang menghadapi Slavia Praha di leg pertama perempatfinal Liga Europa, tiga hari sebelum melawat ke Liverpool di Anfield, Minggu (14/4/2019).

    Liverpool dan Chelsea sudah mengecam aksi tersebut. Sejauh ini penyelidikan berhasil mengidentifikasi tiga orang pelaku dan sedang memburu tiga pelaku lainnya.

    Salah sendiri merespons dengan cemerlang: mencetak gol ke gawang Chelsea untuk membawa Liverpool menang 2-0. Satu gol lain ditorehkan Sadio Mane.

    Rekan setim Salah, Andy Robertson, menyebut gol fantastis dari luar kotak penalti itu sempurna untuk membungkam Islamofobia yang dilancarkan. Tapi di sisi lain, dia menyayangkan kejadian-kejadian semacam ini yang justru makin kerap terjadi.

    "Ada sesuatu yang telah terjadi di pekan kemarin dan itu adalah sebuah cara untuk membungkam mereka. Klub mengeluarkan pernyataan di hari itu dan Mo santai saja. Memang tak menyenangkan, tapi dia menanganginya," ungkap Robertson dikutip Standard.

    "Itu tak memengaruhinya sama sekali, terlihat seperti itu bukan? Sayangnya orang-orang terbiasa dengan hal-hal semacam ini sekarang, karena terjadi terlalu sering."

    "Raheem Sterling tempo hari bilang bahwa satu-satunya cara untuk membungkam orang-orang seperti ini adalah mencetak gol dan mengalahkan tim mereka. Saya tahu itu cuma sebagian kecil dari fans Chelsea, tapi Mo jelas membungkam mereka."

    "Itu gol yang fantastis. Dia bergerak memotong ke tengah dan jelas memaksimalkan peluangnya. Segera setelah dia menyepaknya, semua orang tahu itu masuk. Semua langsung menggila di sini dan salut untuknya," tambah bek kiri ini.

    Dengan tambahan satu gol, Salah kini menyusul perolehan Sergio Aguero di daftar top skorer. Keduanya masing-masing sudah mencetak 19 gol.


  • Community Manager

    .

    Hasil Drawing 8 Besar Piala Indonesia

    0_1555335607150_8f0cb880-1c38-484c-8f42-d050b02f2937_169.jpeg

    Delapan tim telah dipastikan lolos ke perempatinal Piala Indonesia. Yakni, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, Madura United, Bhayangkara FC, Borneo FC, dan Bali United.

    Persija lolos setelah menyingkirkan Tira-Persikabo dengan agregat 4-2. Persib mengalahkan Arema FC dengan agregat gol tandang 3-3. Sementara Persebaya mengalahkan Persidago Gorontalo dengan agregat 11-1. Sedangkan Bali United unggul atas Persela Lamongan dengan agregat 3-0.

    Madura United menang atas Sriwijaya FC dengan agregat 7-1, PSM Makassar menyingkirkan Perseru Serui dengan agregat 12-0. Adapun Bhayangkara FC menundukkan PSIS Semarang dengan agregat 5-2. Terakhir adalah Borneo FC yang sukses menyingkirkan PSS Sleman dengan agregat 1-0.

    Tim-tim pemenang itu akan bertarung di babak delapan besar mulai 23 April. Dalam bagan yang sudah disiapkan, pemenang Q1 Vs Q2 akan bertemu dengan pemenang Q3 Vs Q4, sementara pemenang Q5 Vs Q6 akan jumpa pemenang Q7 Vs Q8 di semifinal. Undian babak delapan besar dilakukan Senin (15/4/2019).

    Tim pemenang akan melaju ke babak semifinal pada 17 Juni dan berlanjut ke final dengan format kandang-tandang dijadwalkan 30 Juni dan 7 Juli.

    Hasil Undian Babak Delapan Besar Piala Indonesia:
    Q1: Bhayangkara FC
    Q2: PSM Makassar
    Q3: Persebaya Surabaya
    Q4: Madura United
    Q5: Bali United
    Q6: Persija Jakarta
    Q7: Borneo FC
    Q8: Persib Bandung

    Berikut Hasil Drawing 8 Besar Piala Indonesia

    Bhayangkara FC Vs PSM Makassar
    Persebaya Vs Madura United
    Bali United Vs Persija Jakarta
    Borneo FC Vs Persib Bandung